SHE HAS FRAGILE HEART (9 of ?)

Author                  : Dhyan QueenA

Main cast             : Kim Soeun, Choi Siwon

Other cast           : Cho Kyuhyun, Lee Donghae, KimYesung, Yoona SNSD, CHOI family, IM family, Seohyun

Genre                   : Sad Romance.

Type                      : Sequel

######

Usia kandungan Soeun sudah menginjak tujuh bulan, dia ingin membelikan baju-baju untuk bayinya kelak, sebenarnya, Yoona juga sudah membelikan baju untuk bayi mereka, namun tetap saja Soeun juga ingin membeli sendiri.

Siwon memang memberikan sebuah kartu kredit yang bisa dia ambil dan pakai kapan saja dia  mau, dan juga unlimited, alias tidak ada batasannya jadi dia bisa membeli apapun menggunakan kartu itu, namun Soeun tidak pernah menggunakannya, malah dia meletakkan kembali kartu itu di bawah laci TV di ruang keluarga.

Soeun hendak pergi menggunakan bis, namun mengingat perutnya sudah membesar jadi dia memutuskan menggunakan taksi saja.

Dia menelpon taksi. Soeun menunggu di teras rumah besar itu, lalu dia melihat ada mobil SUV mewah masuk ke pekarangan rumah Choi

Kyuhyun pun turun dari sana

“Hai…” sapa Kyuhyun

“Dokter Cho…”

“Kau ini, masih saja memanggil ku dokter, kita tidak sedang di rumah sakit sekarang”

“baiklah Kyuhyun-ssi”

“ahahahah, Soeun kau formal sekali.. jika kau tidak mau memanggil ku dengan sebutan oppa, panggil saja aku Kyuhyun, Bagaimana kabar mu?”

“Aku baik” Soeun tersenyum

“sepertinya kau sering makan ya, lihat saja perut mu itu, sudah buncit penuh dengan makanan, pasti persediaan keluarga ini sering kau habiskan” canda Kyuhyun

“Yah… kau meledek ku ya”

“Kau mau kemana?”

“Aku mau belanja sedikit, untuk keperluan bayi ini”

“Mengapa kau yang belanja? Yoona dan Siwon tidak membelikan apapun untuk anak ini nantinya?”

“Nona Yoona sudah belanja bahkan banyak sekali, tapi aku juga ingin membelikan sesuatu untuk anak ini”

“baiklah… karena hari ini aku kosong… aku akan menemani mu belanja, aku akan menjadi supir ku”

“Tapi aku sudah menelpon taksi 15 menit yang lalu… nah itu taksinya datang”

“tunggu sebentar Nyonya..” Kyuhyun berjalan mendekati taksi itu dan mengeluarkan dompetnya memberikan sejumlah uang untuk supir taksi itu lalu taksi itu pergi

“wah… maaf taksi anda sudah pergi Nyonya, bagaimana jika naik taksi saya saja” tawar Kyuhyun sambil mengeluarkan smirknya yang khas.

Soeun tersenyum lagi

Mereka berdua pergi bersama ke toko bayi yang besar

Kyuhyun menemani Soeun berkeliling mencari beberapa barang, namun tidak satupun yang dibeli oleh Soeun

“Soeun… mengapa, dari toko yang sebesar ini tidak ada yang kau suka?” tanya Kyuhyun bingung sudah setengah jam mereka disana, tapi Soeun tidak juga mengisi keranjang yang dia bawa

“bukan begitu” Soeun menarik Kyuhyun ke pojok yang tidak ada orangnya, “disini semuanya sangat bagus, semuanya lengkap”

“Lalu mengapa kau tidak memilih yang kau suka”

“Masalahnya adalah… harganya sangat mahal”

“jika hanya itu, aku bisa membelikannya untuk mu”

“Kyuhyun-ah… kau sudah berjanji pada ku tadi saat kita di mobil, kau hanya menemani ku saja, tidak untuk membayar barang belanjaan ku”

“yah… maaf aku lupa, jadi bagaimana?”

“kita ke toko biasa saja yang menjual peralatan bayi tapi harganya tidak mahal”

“Kau tau itu dimana?”

Soeun tampak berpikir sebentar

“ah.. ya. Aku tau dimana, kaja”

Soeun dan Kyuhyun keluar dari toko itu dan menuju ke parkiran, Siwon menelpon Soeun

“Ne tuan…”

“Kau dimana? Aku pulang membawakan mu makan siang tapi kau tidak ada dirumah”

“Aku sedang keluar tuan, aku ingin mencari perlengkapan bayi”

“bukankah aku dan Yoona sudah banyak membeli perlengkapan bayi, untuk apa kau membeli lagi”

“Paling tidak aku juga ingin memberikan hadiah pada bayi ini tuan, jadi aku pergi belanja”

“baiklah, kau dimana, aku akan menemani mu”

“tidak perlu tuan, aku bersama Kyuhyun”

“Kyuhyun?”

“Ya, tadi dia datang menanyakan kabar ku”

“mengapa kau tidak izin pada ku, jika kau pergi bersama Kyuhyun?”

“Maaf tuan, tapi aku sudah mengirimkan pesan pada anda sebelum aku pergi”

“Apa? baiklah… kau dimana, aku akan menyusul kalian”

“Tapi…”

“kirimkan saja alamat nya”

“baiklah”

“ada apa?” tanya Kyuhyun begitu Soeun menutup ponselnya

“Tuan Siwon ingin menyusul kita”

“mengapa?”

“Entahlah, aku juga tidak tau, tadi dia ingin mengantarkan makanan untuk ku, tapi aku tidak ada dirumah, tadi aku sudah minta izin padanya dengan mengirimkan pesan padanya, tapi sepertinya dia tidak membaca pesan ku, makanya dia terdengar marah, mungkin dia kuatir pada bayi ini” ucap Soeun sambil mengetik alamat toko yang akan mereka tuju

Sedangkan Kyuhyun merasa heran mengapa Siwon begitu perhatian pada Soeun, padahal Yoona tidak terlalu peduli walaupun dialah yang menginginkan bayi ini

Kyuhyun membuka pintu mobilnya agar Soeun bisa masuk kedalam dan mengendarai mobilnya menuju ke toko yang dimaksud Soeun.

Mereka tiba di Toko peralatan bayi yang dimaksud Soeun, toko itu tidak sebesar toko pertama mereka datangi, namun melihat dari suasananya, bisa dipastikan toko itu untuk golongan menengah kebawah

“Ini tokonya” tanya Kyuhyun memarkirkan mobilnya

Soeun mengangguk

“Kaja, kita masuk”

Mereka berdua masuk kedalam toko itu. beberapa pelayan melirik ke Kyuhyun karena penampilan Kyuhyun yang tampan dan rapi, didalam toko itu tidak banyak pria yang menemani istrinya belanja hanya ada beberapa saja, dan orang-orang disana menganggap Kyuhyun dan Soeun adalah pasangan suami istri yang sedang belanja kebutuhan anak mereka.

Hampir semua ibu-ibu dan pelayan disana mencuri-curi pandang pada Kyuhyun yang setia mengikuti Soeun kemana pun, mereka merasa cemburu karena Kyuhyun begitu perhatian pada Soeun saat sedag memilih-milih baju bayi. Ada beberapa pelayan yang mengikuti Soeun dan Kyuhyun agar bisa membantu mereka mencari apa yang mereka butuhkan, tapi sebenarnya para pelayan itu hanya mencari kesempatan untuk dapat berkenalan dengan Kyuhyun saja.

Tidak lama kemudian pintu terbuka, masuklah Siwon kedalam toko itu, dan para pelayan disana senang bukan main karena mereka merasa beruntung sekali hari itu, ada dua pria tampan dan kaya yang masuk ke toko itu, Siwon membuka kacamata hitamnya, lalu mengamati sekeliling,

Ada beberapa pelayan yang menghampirinya

“Selamat Siang tuan, selamat datang di toko kami, ada yang bisa saya bantu” sapa salah satu dari mereka

“Oh.. tidak terima kasih, aku mencari istri ku yang kebetulan sedang belanja disini” ucap Siwon, dia lalu melihat Soeun sedang berdiri dekat dengan Kyuhyun sambil bercanda memilih baju untuk bayi mereka, Siwon merasakan ada rasa tidak senang dihatinya melihat kedekatan Soeun dan Kyuhyun.

“Istri???”

“Ya, ah… itu dia istri ku, Permisi” ucap Siwon lalu melangkahkan kakinya menuju kearah Soeun

“Sudah dapat bajunya?” sapa Siwon

“Oh… tuan… kami sudah dapat beberapa baju, ini..” tunjuk Soeun pada keranjang yang dibawa Kyuhyun

“Hai Kyuhyun, apa kabar?” sapa Siwon pada Kyuhyun

“Baik, bagaimana bisnis mu?” tanya Kyuhyun balik

“Lancar seperti biasanya” jawab Singkat, “kau sudah makan?” tanya Siwon pada Soeun yang masih asyik memilih baju

“Oh… belum… mungkin setelah ini aku akan makan, tadi ada yang menjanjikan ku makan siang gratis” ucap Soeun sambil melirik Kyuhyun yang tersenyum padanya

“tenang saja, kau mau makan apapun akan penuhi” ucap Kyuhyun

“Kyuhyun.. apakah tuan juga boleh ikut kita? Aku rasa dia juga belum makan, karena hari ini aku tidak membawakannya bekal.”

“tentu saja”

Siwon merasakan aneh, tidak biasanya Soeun selugas itu bicara, biasanya dia selalu menjaga kata-katanya di depan Siwon.

Mereka pindah ke area kaos kaki bayi

Beberapa pelayan disana bingung yang mana suami Soeun karena Soeun datang bersama Kyuhyun, namun saat Siwon datang dia mengaku suaminya Soeun, namun Soeun memanggil dia dengan sapaan tuan.

“oh…” pekik Soeun tertahan, dengan sigap Siwon mendekat pada Soeun

“Ada apa?”

“bayi ini menendang ku keras sekali”

Siwon tersenyum, lalu megelus perut Soeun, “Aegy… jangan nakal pada omma mu ya… jika kau nakal appa akan menghukum mu nanti” ucap Siwon

Soeun tersenyum melihat tingkah Siwon itu

Pelayan disana bertambah bingung dengan sikap Siwon, keluarga macam apa ini, pikir mereka, Soeun wanita yang sangat beruntung bisa dekat dengan dua pria super tampan dan kaya…

Setelah selesai belanja mereka hendak makan, Soeun minta maaf pada Siwon, karena dia merasa tidak enak pada Kyuhyun, jadi dia ingin ikut di mobil Kyuhyun saja.

Namun mereka malah berakhir di dalam taksi, mobil Kyuhyun dan Siwon ditinggal di toko bayi agar supir dapat mengantarkan mobil itu ke rumah mereka masing-masing. Itu yang dirasa adil bagi Siwon, Kyuhyun terpaksa menurut saja, seumur hidupnya dia tidak pernah naik taksi, baru kali ini dia naik taksi sama seperti Siwon.

Mereka makan bersama di restoran kecil pilihan Soeun, setelah itu mereka pulang kerumah.

Pada malam harinya, Siwon mendapat telpon dari orang tuanya yang mengatakan jika mereka akan berkujung ke Korea, untuk melihat kondisi Yoona yang sedang hamil. Karena mereka memberitau orang tua siwon jika Yoona sedang hamil, mereka akan datang Dua hari lagi

Siwon dan Yoona bingung, bagaimana menyelesaikan ini, mereka memutuskan membeli bantalan yang biasa digunakan untuk ibu-ibu hamil dan diikatkan di perut Yoona.

Yoona terpaksa meminjam baju-baju hamil Soeun.

“Soeun… maafkan kami, tapi selama beberapa hari ini, kau tidak bisa tinggal disini dulu, karena orang tua ku akan datang, mereka tidak tau keadaan kita, kami hanya mengatakan kami akan punya anak, yang berarti Yoona harus pura-pura hamil, jika orang tua ku melihat mu mereka akan bertanya siapa kau… dari pada kau berbohong, maka sebaiknya kau tinggal di apartemen ku saja dulu.” Ucap Siwon

“baik tuan” jawab Soeun

“bereskan keperluan mu, aku akan mengantarkan mu besok pagi, karena lusa mereka sudah sampai disini”

“Soeun… tolong tinggalkan beberapa pakaian hamil mu,  aku malas jika harus membeli lagi.” Ucap Yoona sambil membaca majalah

“Baik Nona”

Keesokan paginya Siwon membantu Soeun mengangkat beberapa tas keperluannya, dan mengantarnya ke apartemen yang akan ditempati Soeun beberapa hari.

Siwon memberitaukan  password untuk membuka pintu apartemen itu

“kau akan tinggal disini beberapa hari, aku sudah meminta pak Jung untuk membelikan semua keperluan dapur mu, jadi kau bisa masak apapun yang kau mau, jangan ragu untuk menelpon ku jika kau butuh sesuatu”

“Baik tuan”

Siwon mengajak Soeun melihat kamar utama nya, “ini kamar mu… aku akan minta bibi Lee untuk datang kesini menemani mu”

“Tidak perlu tuan, aku bisa sendiri, aku sudah biasa”

“baiklah…”

“apakah tuan tidak ke kantor? Ini sudah pukul 11 siang”

“Aku mau istirahat disini sebentar, apakah kau bisa membuatkan kau makanan, sudah hampir jam makan siang”

“baiklah, tuan tunggu disini, aku akan membuatkan sesuatu untuk tuan”

Siwon melepaskan jas dan melonggarkan dasinya, lalu merebahkan dirinya diatas sofa empuk di depan TV

Soeun yang sudah selesai masak, hendak membangunkan Siwon yang sedang tidur, tapi dia merasa kasihan karena sepertinya Siwon kelelahan, jadi dia duduk saja di dekat Siwon menunggunya bangun.

Soeun memperhatikan wajah Siwon

“Dia tampan sekali, garis wajahnya jelas sekali bahwa dia adalah orang yang tegas… dia adalah orang yang sangat baik. Bayi ini nanti pasti mirip dengan tuan Siwon tampan dan tinggi” Ucap Soeun pelan sambil memperhatikan wajah Siwon, tiba-tiba wajah Soeun memerah karena malu,

“aish.. mengapa aku jadi gugup begini…” sebaiknya aku merapikan barang-barang ku saja

Tidak lama setelah itu Siwon membuka matanya,

“Maaf tuan, anda tadi ketiduran, aku sudah lama selesai masak, tapi aku tidak enak jika harus membangunkan anda.”

“Tidak apa”

“tuan mau makan sekarang”

“Baik, tapi aku cuci muka dulu”

Soeun lalu mengeluarkan makanannya dari microwave, dia menyusunnya diatas meja.

“ayo makan bersama ku, kau pasti juga belum makan”

Soeun dan Siwon makan bersama.

“maafkan aku, kau harus pindah sementara”

“Tidak apa Tuan, ini demi kebaikan semuanya”

“aku kuatir pada mu jika disini sendiri, aku tidak tau berapa hari orang tua ku akan berada disini. Tapi mungkin aku agak aneh aku malah berharap mereka hanya sebentar disini, sehingga kau tidak perlu lama-lama tinggal disini”

“Tidak apa tuan, aku baik-baik saja, selama ini juga aku tinggal sendiri”

“tapi dulu kau hanya sendiri, sekarang kau sudah berdua dengan bayi itu”

Soeun tersenyum

“Ah benar, mengapa anda harus kuatir tuan, aku khan tidak sendiri, bayi ini akan menemani ku”

Setelah selesai makan, Siwon membantu Soeun mencuci piring.

“tuan, anda tidak kembali ke kantor?”

“aku mau disini saja menemani mu, aku sedang malas ke kantor”

“baiklah, anda mau mandi tuan?”

“nanti saja”

Siwon membuka baju kemejanya, jadi hanya menyisakan baju kaos polo dan juga celana hitam saja, dia kembali duduk di sofa, dan menyalakan TV.

Soeun keluar dari kamarnya, dia lalu kedapur dan membawakan segelas jus jeruk untuk dirinya

“ANda mau tuan?”

“Tidak, aku minta punya mu saja”

“huh?”

Siwon lalu mengambil gelas yang ada di tangan Soeun dan meminumnya

“rasanya segar, duduklah disini” Siwon meminta Soeun duduk disampingnya.

Soeun duduk disamping Siwon yang sedang menonton berita.

“apakah kehamilan ini menyiksa mu?”

“Tidak tuan.. bayi ini sama sekali tidak rewel”

“benarkah, bolehkan aku menyentuhnya?”

“tentu saja”

Siwon menyentuh perlahan perut Soeun, tiba tiba ada gerakan kecil di perut Soeun

“Apakah anda merasakan yang barusan tuan?”

Siwon mengangguk cepat

“sepertinya dia menyadari appanya sedang berada di sampingnya”

Soeun tersenyum.

“hei… jagoan kecil, jangan menyusahkan omma mu ya… tolong jaga omma mu beberapa hari ini ya, karena appa tidak berada disampingnya.”

Soeun terharu

“hei… mengapa kau menangis?”

“Tidak apa-apa”

Siwon menghapus air mata Soeun, dan dia mengecup kening Soeun

“Maaf jika aku menyakiti mu dengan keadaan ini… sungguh aku merasa kau sangat menderita”

Soeun menggeleng

Entah apa yang merasuki Siwon, dia mengecup kening Soeun lagi lalu kematanya dan pipi Soeun kemudian ke bibir Soeun, dia melumatnya pelan, Soeun kaku menerima tindakan Siwon, dia tidak membalas sama sekali, otaknya masih mencerna apa yang terjadi. Saat dia sadar, dia mendorong Siwon pelan

“Maaf tuan… aku masuk ke kamar dulu”

Dengan langkah cepat Soeun masuk kekamarnya, dia lalu duduk di tepi tempat tidur besar itu sambil menyentuh bibirnya

“Apa yang baru saja terjadi” ucapnya lalu dia memegang jantungnya yang berdegup kencang dan wajahnya memerah

“apa itu tadi, apa arti … ciuman itu? ya tuhan, bagaimana ini?”

Siwon diam dalam duduknya, dia mencerna apa yang baru saja dia lakukan saat otaknya kembali bekerja

Siwon POV

Apa yang sudah aku lakukan, aku mencium Soeun, aku sudah berbuat salah padanya, aish! Tunggu, aku tidak salah, dia istri ku, jadi jika aku menciumnya itu tidak masalah khan, mana ada suami di hukum karena mencium istrinya sendiri.

Tapi jika suami istri yang sewajarnya tidak akan masalah, tapi ini, kami terikat kontrak, maka mungkin akan masalah, aku bodoh sekali, apa yang akan di pikirkan Soeun tentang ku sekarang

Sebaiknya aku mengecek keadaannya

Wah.. ponsel ku berbunyi, siapa yang menelpon ku, Yoona?

“Yobeseyo, young?”

“Oppa dimana?”

“Aku diapartemen Soeun”

“oppa tidak kekantor?”

“tidak, ada apa?”

“aku dikantor oppa sekarang”

“maaf Yoong, aku sedang membantu Soeun disini, kalau kau mau kau datang kesini saja”

Ya tuhan, aku lupa mengapa aku meminta Yoona kesini, dengan kejadian barusan apa yang akan dipikirkan Soeun jika Yoona malah kesini, dia akan menganggap aku tidak bertanggung jawab, sembarangan menciumnya seperti itu

“maaf Oppa, tapi aku masih ada pemotretan, karena besok akan ada omma dan appa mu jadi aku tidak akan bisa pergi untuk syuting apapun, “

“baiklah, hati-hati Yoong, makanlah tepat waktu ne”

“ne Oppa, sampai jumpa dirumah, sekarang pulanglah, jangan lama-lama disana”

End POV

Siwon berjalan ke depan pintu kamar Soeun, dia mengetuk pintu

“Soeun… kau didalam, bolehkah aku masuk?”

Tidak ada jawaban dari dalam

“Soeun?”

Tidak lama kemudian Soeun keluar dari pintu

“Aku ingin bicara pada mu” ucap Siwon lalu menarik tangan Soeun pelan, mereka kembali duduk berdampingan

“begini, aku …”

“Aku sudah memaafkan mu tuan” Soeun memandang Siwon, lalu dia menunduk lagi, “hanya saja aku mohon agar itu tidak terjadi lagi, anda adalah suami Nona Yoona, dan aku sangat menghormati nya, walau secara hukum sah, aku adalah istri anda, tapi kita terikat kontrak, dan saat itu berakhir, semua akan kembali seperti semula”

Siwon diam, “Maafkan aku tapi paling tidak  jangan panggil aku tuan, aku suami mu, mana ada istri memanggil istrinya dengan tuan, panggil aku Oppa, arasso”

Soeun tetap diam.

“Soeun… tolong jangan diam saja, aku jadi merasa sudah berbuat jahat pada mu”

Soeun menggeleng, Siwon tersenyum

“mengenai panggilan itu, maafkan aku tidak enak pada nona Yoona, aku memanggilnya nona maka aku harus memanggil anda tuan, walau bagaimana pun anda tetap majikan ku”

TBC

SHE HAS FRAGILE HEART (8 of ?)

Author                  : Dhyan QueenA

Main cast             : Kim Soeun, Choi Siwon

Other cast           : Cho Kyuhyun, Lee Donghae, KimYesung, Yoona SNSD, CHOI family, IM family, Seohyun

Genre                   : Sad Romance.

Type                      : Sequel

####

Pada malam itu sekitar jam 11 malam, Yoona belum pulang, Siwon perlahan turun kebawah dan masuk kedalam kamar Kim Soeun

“Soeun.. Soeun” panggil Siwon pelan

“Tuan Siwon?” Soeun perlahan membuka matanya melihat Siwon sudah duduk disamping tempat tidurnya

“Maaf… aku harus membangunkan mu.. aku…”

####

“Ada apa Tuan?”

“Kita harus segera ke RS”

“tapi ada apa Tuan?”

“tadi Kyuhyun menelpon ku… kau diminta datang, ayo bersiaplah, aku akan menemani mu”

“Apa yang terjadi pada Omma ku?”

“kita akan tau setelah kita tiba disana”

Airmata Soeun mulai turun

“hei… jangan menangis… berdoa saja, OK?” ucap Siwon dan kemudian dia menghapus air mata Soeun

Soeun mengangguk

Di dalam mobil

“Nona Yoona tidak ikut Tuan?”

“Dia sedang di lokasi Syuting, aku sudah mengabarinya”

Soeun mengangguk

Dengan cepat Siwon mengendarai mobilnya menuju ke RS. Sesampai disana Soeun langsung berlari menuju kamar ommanya. Namun dia tidak bisa masuk karena para dokter dan perawat masih memeriksa keadaan Omma Soeun.

Siwon menyusul Soeun yang sedang berdiri gelisah menanti pintu itu di buka

“Soeun.. “ panggil Siwon lembut

“Hanya dia yang aku punya, hanya dia tuan”

“tenang lah, berdoa saja, semoga omma mu bisa melewati masa kritis nya”

“AKu… aku.. aku takut kehilangan Omma Ku tuan…” Soeun mulai menangis.

Siwon perlahan meraih tubuh rapuh Soeun ke dalam pelukannya. Soeun menangis sambil menenggelamkan wajahnya di dada bidang Siwon.

“Ada aku disini… aku bisa menjaga mu” ucap Siwon lembut

Siwon membelai rambut Soeun dengan lembut

Yoona datang ke RS lalu melihat suaminya sedang memeluk Soeun, dia marah karena cemburu, terus terang saja, dia tau suaminya itu, agak cuek dengan orang lain, dia tidak intens menjalin hubungan dengan orang lain, dia bukan tipe orang yang terbuka, makanya dia merasa aneh mengapa Siwon sekarang dekat dengan Soeun. Dalam hatinya kadang dia merasa kesal, apalagi di depannya sekarang suaminya sedang memeluk wanita lain dengan lembut dan juga menenangkannya. Bahkan dulu Siwon sama sekali tidak pernah berhubungan dengan gadis-gadis lain, hanya Yoona saja yang bisa mendekatinya, dan itu pun membutuhkan waktu yang lama, makanya Yoona juga merasa heran akan hal itu, Siwon tidak mudah di dekati, mengapa Soeun dengan mudahnya bisa masuk ke kehidupan Siwon, apakah karena Soeun sekarang sedang mengandung anak nya, oh ralat, anak mereka, ya pasti perhatian Siwon itu karena Soeun sedang mengandung seorang bayi yang nantinya akan jadi anak mereka.

Yoona perlahan mendekat kesana, namun semakin dia mendekat semakin sakit hatinya melihat pemandangan itu dari dekat, dia tidak tahan lagi maka Yoona memutuskan untuk meninggalkan mereka, namun tangannya di tahan oleh Siwon. Yoona langsung tersentak, Siwon memeluk Soeun dan tangan satunya menahan kepergian Yoona. Malah Yoona merasa heran, mengapa Siwon tau kehadirannya disana

Sesaat kemudian pintu kamar Ommanya terbuka. Soeun langsung menjauhkan diri Siwon, lalu dia melihat Kyuhyun keluar, Soeun langsung mendekati Kyuhyun, Siwon mensejajarkan tubuhnya dengan Yoona.

“bagaimana keadaan Omma ku dokter?”

“maaf Soeun, dia kritis, makin parah saja, aku hanya ingin kau berdoa dan ikhlas jika omma mu tidak bisa bertahan”

“Tidak mungkin, Dokter.. omma ku ….”

“Soeun-ah, kuatkan diri mu… jika ini jalan terbaik kau harus ikhlas”

Soeun terdiam. Namun airmatanya mengalir deras

“Jangan menangis” ucap Kyuhyun lalu menghapus airmata Soeun dengan kedua tangannya, “kau harus tegar, terlebih di depan Omma mu, hapus air mata mu sekarang. Jangan sampai kau menangis di depan Omma mu, Arasso” ucap Kyuhyun lembut. “ aku akan menemani mu masuk kesana” tambahnya

Siwon mengeluarkan sapu tangan, dia memberikannya pada Soeun

“Gomawo tuan”

Soeun melewati Yoona dan Siwon. Dia masuk ke dalam ruangan itu, sekuat tenaga dia menahan agar tidak menangis di depan ommanya, ada beberapa selang yang terpasang di tubuh ommanya, dia Nampak lemah sekali

“Soeun-ah…” panggil Ommanya pelan

“ne. omma aku disini” Soeun langsung meraih tangan ommanya, di kecupnya pelan punggung ommanya

“Omma sayang pada mu eunie… mianhe omma tidak bisa menjaga mu”

“Tidak apa Omma, aku sudah besar, aku bisa jaga diri ku, yang penting sekarang adalah omma istirahat dan cepat sembuh”

“Mianhe, omma membuat mu susah, selama ini kau merawat omma padahal biayanya mahal sekali…”

Soeun hanya menggeleng

“Kau berjuang sendirian di luar sana”

“tidak apa, jika omma sudah sembuh, omma bisa membantu ku dengan menjaga rumah dan memasak” ucap Soeun menahan isakan tangisnya

“Mianhe gadis kecil omma, omma tidak bisa menemani mu lagi… omma sepertinya akan menyusul Appa dan Oppa mu”

“Tidak omma, aku tidak mau omma tinggalkan… aku masih ingin bersama omma”

“Sayang… anakku… omma ingin istirahat, omma lelah”

“Omma tidurlah, aku akan ada disini di samping omma”

“Gomawo Soeun-ah… jaga diri mu”

Soeun mengangguk

Omma Soeun tersenyum dan menutup matanya perlahan… saat itu lah Soeun tau ommanya sudah pergi meninggalkannya untuk selamanya. Soeun menangis terisak dia berusaha tegar, namun dia tidak bisa…

Kyuhyun mendekati Soeun dan memeluknya. Tangis Soeun pecah, beberapa perawat datang atas instruksi Kyuhyun mereka melepaskan selang yang melekat pada Omma Soeun.

Kyuhyun mengajak Soeun keluar ruangan sambil memeluknya

Yoona dan Siwon terdiam, mereka tidak menyangka Soeun akan kehilangan Ommanya secepat ini. Yoona mengira pengobatan yang mereka usahakan sudah yang terbaik ternyata tuhan berkehendak lain.

Siwon hendak mendekati Soeun yang sedang menangis disamping Kyuhyun, namun dia tidak enak terhadap Yoona, jadi dia hanya bisa memandangi Soeun saja.

Siwon dan Yoona membuat pemakaman yang layak dan pantas untuk Omma Soeun.

Siwon mendekati Soeun, lalu memeluknya, “Sabarlah… kuatkan diri mu, masih ada aku disini yang akan selalu menemani dan menjaga mu” bisik Siwon

Soeun mengangguk pelan

#####

Setelah kesedihan berlalu, aktifitas Soeun berjalan seperti biasanya. Namun dia tidak lagi di izinkan Siwon untuk bekerja karena kandungannya sudah memasuki bulan ke enam. Yoona kembali keaktifitasnya seperti biasa.

Terkadang Soeun merasa kesepian, dirumah sendiri, dia tidak lagi bekerja, tidak lagi datang ke RS untuk merawat ommanya, namun Siwon selalu ada untuknya, karena dia tidak ingin Soeun merasa sedih dan kesepian, dia selalu menyempatkan diri untuk pulang tepat waktu, bahkan dia terkadang minta dibawakan bekal oleh Soeun, namun Soeun tidak pernah turun dari mobil, dia langsung menelpon supir Siwon untuk mengambil bekalnya di parkiran dan mengantarkannya ke kantor Siwon. Sebenarnya Siwon ingin Soeun yang masuk kedalam namun Soeun bersikeras tidak mau, karena ada beberapa karyawan yang dia kenal, akan menimbulkan tanda tanya jika Soeun masuk ke dalam kantor dan bertemu langsung dengan CEO nya, Soeun sendiri hampir tidak percaya dia bahwa pria yang dia nikahi adalah seorang CEO perusahaan yang selama ini tempat dia bekerja.

Yoona datang siang itu kekantor, dia mampir dulu ke meja sekretaris Siwon

“Nona Jang… apakah suami ku ada?”

“Ya Nyonya. Choi Yoona, Pak Siwon ada di dalam”

“Apakah dia ada jadual meeting hari ini?”

“Sebentar Nyonya,saya cek dulu…” Nona Jang memeriksa jadual Siwon, “Sepertinya tidak ada Nyonya, Pak Siwon free siang ini, mungkin hanya memeriksa beberapa proposal saja”

“Baiklah, aku ingin mengajaknya makan siang”

“Bukankah tadi anda sudah menitipkan makan siang untuk Pak Siwon, Nyonya? Supir anda sudah mengantarnya tadi, setiap hari juga begitu khan Nyonya? Saya sangat kagum pada anda Nyonya, anda sibuk dengan karir anda tapi masih menyempatkan diri untuk masak makan siang untuk Suami anda…”

“Oh.. oh ya ya benar… baiklah aku masuk dulu” Yoona bingung, supir Siwon mengantar makanan dari siapa? Setiap hari? Apakah… Soeun?

Yoona masuk kedalam dan melihat Suaminya hendak makan

“oppa…” sapanya manja

“Yoong, kau datang?”

“ya, aku ingin mengajak Oppa makan siang, tapi sepertinya aku terlambat. Bekal siapa itu?”

“Ini? Soeun yang membawakannya untuk ku, setiap hari supir kita mengantarkan ini pada ku, dan yang menariknya makanan ini masih hangat semua… aku tidak pernah lagi telat makan, akhir-akhir ini maag ku tidak pernah lagi kambuh… “

“Oh” ucap Yoona pendek

“Hei… ayo duduk disamping ku, makan lah bersama ku, kebetulan sekali sepertinya Soeun tau aku tidak akan makan sendiri, dia menyiapkan bekal lebih banyak hari ini… dia baik sekali” puji Siwon

Yoona kesal, dia hanya duduk disamping Siwon yang sedang makan dengan lahap

Makanan yang dibuat Soeun sederhana, dan sangat menyehatkan, Yoona yang kebetulan lapar ingin makan namun dia gengsi.

“Hei… kau beneran tidak mau makan?”

“Suapi aku oppa”

“hahaha… dasar manja.. ini makan, aku suapi ya”

“Gomawo oppa”

Yoona menunggu Siwon dikantornya, mereka pulang bersama sore itu. Yoona meminta Siwon menemaninya jalan-jalan sebentar, lalu karena dia malas pulang, dia mengajak Siwon sekalian makan malam romantis di restoran mahal

“Oppa, ayo kita dinner di restoran prancis kesukaan ku”

“Baiklah,” Siwon mengeluarkan ponselnya

“Oppa mau menelpon siapa?”

“Soeun”

“untuk apa?”

“Kita juga akan makan bersama dia”

“Tapi oppa..”

“Kasian dia jika sendirian makan dirumah, lagi pula dia tidak perlu masak jika kita makan di luar”

“Oppa.. aku hanya ingin makan berdua saja bersama oppa…”

“tapi Yoong… Soeun sendirian”

“Oppa, kita itu suami istri, aku hanya ingin makan bersama suami ku malam ini, apa tidak boleh?”

Siwon tidak mau melanjutkan debatnya dengan Yoona, maka dia mengangguk.

“Paling tidak biarkan aku menelpon Soeun mengabarkan aku tidak akan makan di rumah”

“Oppa… sepertinya Soeun sangat istimewa sekali ya, setiap tindakan oppa harus memberi taukan pada dia, padahal aku istri oppa saja kadang aku tidak tau”

“Yoong, aku tidak sadar ya, dia memang istimewa, pertama dia memang istri ku juga, yang kedua dia sedang hamil anak kita, dan itu semua kau yang meminta nya melakukan itu”

Yoona terdiam mendengar kata-kata Siwon, dia tidak menyangka jika Siwon akan mengatakan hal itu, menyamakan posisi Soeun dengan dirinya.

Siwon menyadari jika istrinya kesal lalu mendekatinya

“Yoong… dengar, aku membaca di majalah, kita tidak boleh mengabaikan perasaan ibu hamil karena akan berpengaruh pada janinnya, , karena Soeun yang mengandung anak kita maka kita tidak boleh membiarkannya merasa sedih, kau khan tau apa yang sudah dia alami selama ini, kau mau anak kita mukanya sedih terus,” lalu Siwon menirukan wajah anak kecil yang sedih, ini membuat Yoona melunak

“Kaja. Kita makan, tadi siang kau hanya makan sedikit, lihat tubuh mu sekarang kurus sekali, walau kau seorang model seharusnya jangan sampai kau kurus seperti ini, nanti aku yang akan malu, apa kata orang-orang nantinya, jika melihat mu kurus begini, nanti dikira aku tidak memberikan nafkah yang layak pada istri ku yang cantik ini”

######

Soeun malam itu duduk sendiri di taman belakang, dia membawa sebuah buku yang lumayan besar… Dia duduk di ayunan kayu,

“Hei… baby-ah… apa kabar mu didalam sana? Kau baik-baik saja khan… ini sudah hampir bulan ketujuh kau ada di kandungan omma… selalu sehat ya nak, kau aktif sekali, sekarang kau sering menendang omma ya…”

Soeun mengeluarkan amplop coklat, lalu mengeluarkan isinya

“Wah… kau sudah besar ya baby… kau kuat sekali disini, ini adalah alat kelamin mu dokter bilang kau laki-laki, tuan Siwon dan Nona Yoona pasti senang, mendengar anaknya laki-laki.”

“maafkan omma ya nak, omma Yoona dan Appa Siwon tidak pernah ikut bersama ku untuk memeriksakan mu ke dokter, tapi tidak apa khan chagi… selama kau sehat, maka semua akan baik-baik saja…”

“Omma… aku merindukan mu… aku harap omma berkumpul bersama appa dan Oppa, sampaikan salam ku pada mereka, jika aku sudah tidak ada hutang dan beban di dunia ini, tolong jemput aku omma, aku sendirian di dunia ini, aku tidak punya siapa-siapa, bayi ini bukan milik ku omma… “

Soeun duduk disana sambil memandang taman di belakang rumah keluarga Choi itu. tidak lama dia pu n tertidur disana dengan kepala menyandar di sandaran ayunan.

Setelah beberapa lama, Siwon keluar dari persembunyiannya dan mendekat pada Soeun, dia sadar jika Soeun sudah tertidur, dia ingin keluar menemani Soeun, namun ketika dia mendengar perkataan Soeun bahwa dia tidak pernah menemani Soeun memeriksa kandungan dia merasa tidak enak, maka dia diam saja sambil memperhatikan Soeun dari belakang.

Dia duduk pelan disamping Soeun, lalu dia menatap wajah Soeun dan menghapus air matanya, dia mengendong Soeun ke dalam kamarnya, lalu dia kembali lagi untuk mengambik buku yang sempat jatuh pada saat dia membawa Soeun ke kamar,

Dibuku itu dia melihat ada foto-foto hasil USG bayi nya, dan juga ada tanggalnya disana, hasil tes juga di masukkan oleh Soeun disana, juga ada catatan kecil yang ditulis oleh Soeun disana, dia membuka halaman paling depan ada foto dirinya dan Yoona sebagai orang tua dari bayi yang dia kandung. Siwon tertunduk melihat itu, dia terharu sekali akan pengorbanan Soeun,

Dia sudah menjual rahimnya agar ommanya bisa mendapatkan pengobatan terbaik, namun semuanya ternyata sia-sia, ommanya meninggal, dia masih tetap menjalankan kehamilannya, walau sekarang Soeun sudah tidak lagi menangis di depannya.

Dia berpikir dia harus melakukan sesuatu agar Soeun merasa bahagia.

#####

Beberapa hari kemudian, pagi hari setelah menyiapkan sarapan,  Soeun yang biasanya membaca Koran pagi di teras depan terkejut melihat sebuah berita yang menjadi topic di halaman utamanya, ada foto oppanya disana dan di berita itu menjelaskan bahwa oppanya tidak bersalah sama sekali, Soeun tersenyum lebar melihat berita ini, dia langsung menuju ke dalam dan melihat Siwon

“Tuan!” panggil Soeun bersemangat

“Ne?”

Soeun memeluk Siwon, dia pun kaget, namun dia membalas pelukan itu, lalu dengan cepat Soeun melepaskannya dan Soeun langsung menunjukkan Koran itu ke Siwon dengan wajah senangnya

“ini!”

Siwon membaca singkat “selamatnya… akhirnya nama oppa mu bersih”

“Gomawo tuan..”

“Hei mengapa berterimakasih pada ku”

“Pasti anda yang sudah melakukan ini”

“kau ini, apakah kau senang?”

“tentu saja!”

“Baguslah, aku senang melihat mu tersenyum lagi” ucap Siwon lalu menepuk pelan pucuk kepala Soeun

“Ayo makan…”

“Nona Yoona mana tuan?”

“Dia masih tertidur, tadi aku sudah membangunkannya namun dia tidak mau, ayo makan, temani aku disini, aku tidak mau makan sendiri”

“baiklah”

Setelah sarapan bersama, Soeun membereskan meja makan, lalu tiba-tiba dia ingat kejadian tadi dia memeluk Siwon, wajahnya langsung merah

“aish.. pabo, mengapa aku melakukan itu… apa yang akan dia pikirkan… pabo.. pabo… pabo…” Soeun memukul kepalanya pelan

TBC

Maaf ya kl nanti alurnya agak kecepetan, jujur aja buat nyambungin ide nya agak susah, karena kl di panjangin takutnya reader pada bosen…

 

 

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Cool Whisper part 10

Cool Whisper by Angelizmae

Translated by Dhyanqueena

FF ini bukan karya author Dhyanqueena Cuma translate aja, karena ceritanya bagus n karakternya di ubah jadi Kyusso, juga ada beberapa setting yang di cut karena terlalu hot, kl lewat PG 17 maka akan di kasih PW.. seperti biasa PW di inbox di FB ya.

*************

“aku harus keluar dari sini” Soeun masuk ke mobil dan meminta supirnya pergi dari sana dengan cepat.

Di dalam Penthouse. Kyuhyun merasa sangat menyesal atas apa yang terjadi, sedangkan Angel biasa saja

“Apa yang kau…??? Jika aku kehilangan Soeun karena ini… kau akan membayar semua ini” Kyuhyun mulai memakai pakaiannya satu persatu kemudian dia hendak keluar dari ruangan itu.

“Aku tau kau tidak akan membiarkan saudari ku meninggalkan mu, jadi aku tidak akan membuang energy ku untuk mencuri mu darinya”

Kyuhyun melihat jijik pada Angel, “Lalu mengapa kau melakukan ini?”

“Tidak ada” ucapnya santai. Dia berdiri lalu memakai semua pakaiannya,

“Aku harus pergi,” ucapnya melewati Kyuhyun.

“Aish!!” umpat Kyuhyun, istrinya baru saja melihat dia meniduri Saudarinya sendiri.

Dia harus melakukan sesuatu untuk membuat Soeun tidak meninggalkannya, jika memang dia harus berlutut di hadapan Soeun, dia akan melakukannya

****************

Siwon mengunjungi Eunhyuk di Rumah sakit yang dalam masa penyembuhan.

“aku senang kau baik-baik saja” dia duduk di samping tempat tidur Eunhyuk.

“Aku ini bandit, aku tidak akan mudah mati” canda Eunhyuk

“jadi siapa yang sudah melakukan ini pada mu?”

“Aku belum tau” Eunhyuk berbohong, “Tapi sebagai ketua mafia, kecelakaan seperti ini lumrah terjadi pada ku”

“kau benar.. lagi pula aku kesini untuk memperbaiki masa lalu ku, Kyuhyun sudah tau hubungan ku dengan kematian Noonanya, Lee Donghae juga sudah bertemu dengan Kyuhyun dan mengizinkannya bertemu dengan putra nya sendiri” ucap Siwon lega

‘Bagus lah… semuanya berjalan lancar” ucap Eunhyuk sinis

“Aku rasa tidak”

“Mengapa?” tanya Eunhyuk penasaran,

“Aku tidak tau, setelah kau masuk rumah sakit, Soeun keluar dari Kediaman Cho, dia tinggal di kediaman lamanya. Dan Kyuhyun hampir tiap hari membujuknya untuk memaafkan dia agar dia bisa kembali bersama dengan Soeun”

Eunhyuk tersenyum kecil, ‘ternyata kau tidak seberuntung itu’ pikir nya

***************

Dua minggu setelah Soeun melihat Kyuhyun dan Angel di Penthouse itu, Kyuhyun selalu berusaha untuk meluluhkan hati Soeun dan minta maaf padanya.

Sementara Donghae mencoba segala cara yang dia mampu untuk mendekati Wonhong, sedikit demi sedikit dia ingin mengenal Wonhong dan masuk ke dalam kehidupannya. Dia pikir akan mudah mendekati anak kecil seperti WOnhong, namun dengan record penyakitnya, dia tidak mungkin langsung memperkenalkan diri sebagai appa nya, karena sakit jantung yang di derita WOnhong.

Sebulan kemudian, Di dalam rumah Soeun melihat Angel sedang sakit, dia muntah-muntah

“Angel…” dia mendekati Angel yang sedang di muntah di wastafel. Dan dia terdiam melihat alat tes hamil di samping Angel.

Ketika kejadian dia melihat Angel bersama dengan Kyuhyun saat di Penthouse, Angel sampai di rumah pada malam hari, dia ingin berteriak pada Angel, karena marah, namun dia melihat Angel sangat pucat dan lemah, asma saudarinya kambuh, jadi dia malah merawat Angel. Tidak mengherankan Angel memang rentan dengan penyakit, dia masuk ke dalam kamar Angel, yang memang dia tidak pernah masuk ke kamar itu, Angel selalu melarangnya, dia melihat banyak sekali multivitamin di atas meja Angel. Dan juga ada tabung oksigen agar saat asmanya kambuh dia langsung bisa menghirup oksigen, sekarang dia tau mengapa Angel melarangnya untuk masuk kesana, Angel tidak ingin dia kuatir padanya, walaupun Angel punya sifat buruk tapi mereka saling menyayangi.. hingga sekarang mereka masih tinggal bersama

Dia melihat hasil di tes kehamilan itu ada dua garis yang menandakan positif, dia berusaha menahan tangisnya di depan Angel, namun dia tidak bisa, Angel mengelap bibirnya setelah dia mencuci bibirnya dan menyiram muntahannya

“Ahhh kau tidak segitu tidak pekanya untuk tau apa yang terjadi khan?”

“Aku… aku akan meyakinkan Kyuhyun…” ucap Soeun]

“Untuk apa? bercerai.. oh… saudari ku, aku tidak mau menikahinya… dan aku tidak mau bersama dengan pria yang selalu elihat ku sebagai kau… dan lebih buruk lagi membenci ku setiap hari”

“Tapi Angel… yang benar saja…”

“Yah.. keras kepala, jangan pernah kau menceraikannya, ataupun memintanya untuk melakukan hal bodoh itu, aku rasa sebaiknya kau pulang ke kediaman Cho… anak itu, Wonhong dia mencari mu tersu” saran Angel

Soeun mengerutkan dahi, “Mengapa kau melakukan semua ini… setelah apa yang terjadi? Kau merencanakan semua dari awal hanya untuk mengikat Kyuhyun pada pernikahan… dan sekarang?”

“katakan saja begini, dia tidak memuaskan ku di atas ranjang” ucapnya santai

“Apakah hanya karena itu… hanya karena dia… kau langsung mencampakkannya hanya karena kau tidak puas? Kau sangat tidak bisa dipercaya”

“saudari ku sayang… aku tau apa yang ku inginkan”

Mata Soeun membesar… “Jangan katakan pada ku kau akan mengaborsi anak itu”

“tidak aku akan melanjutkan kehamilan ini” ucap Angel yang membuat Soeun membeku, dia tidak menyangka Angel mau mempertahan kan kehamilannya, karena dalam pikirannya Angel akan mencoba berbagai cara agar menggugurkannya

Agar tidak menimbulkan kontrversi, Soeun mencoba untuk berdamai dengan situasinya. Pada awal Soeun mengatakan tentang kehamilan ini pada Kyuhyun, dia sangat kesal sekali, namun dia berusaha mengendalikan amarahnya pada Angel, karena dia melihat ini adalah kesempatan untuk berbaikan dengan Soeun, dia berusaha untuk bekerjasama, setelah Angel melahirkan, dia akan melakukan tes DNA terhadap anak yang ada di kandungan Angel, untuk memastikan dia adalah anak nya.

Kehamilan Angel membuat tubuhnya lemah, dia tidak bisa kemana-mana, hanya bisa berbaring, dan ini membuatnya kesal, Soeun merawat Angel, Kyuhyun memperlakukan Angel dengan cara yang sangat sopan, karena melihat kondisi Angel yang lemah.

**************

Donghae berhasil mendekati Wonhong.

Angel berhasil melahirkan bayi perempuan yang sehat, mereka memberi nama Cho Min Joo.

Sebulan setelah melahirkan, Angel meninggalkan anaknya pada Soeun

Saudari ku sayang,

Aku harus pergi sesuatu tempat, tolong jaga bayi ini okay…

Mmuach

Angel

**************

Dua tahun kemudian

“yeobo… tolong ambilkan sepatu MinJoo” Soeun berteriak pada suaminya

“Baik… Yah Wonhong… ada appa mu disini”

“Baiklah appa, dad! Tunggu aku.. hai bibi Gaeul” teriak Wonhong memeluk DOnghae yang dipanggilnya daddy dan juga Gaeul yang datang untuk menjemputnya, mereka membawa anak mereka yang baru saja lahir dan ingin mengajak Wonhong menginap bersama mereka beberapa hari.

Wonhong menerima Donghae sebagai appa kandungnya dua bulan setelah Minjoo lahir.

Tiba-tiba ponsel Kyuhyun berbunyi, dia tidak melihat siapa yang menelpon dia langsung menjawab

“Yobeseyo” ucapnya memberi salam pada si penelpon

“Kyuhyun.. ini aku Angel. Aku kembali bisakah kau membawa anakku ke hotel? Aku menunggu…”

Kyuhyun sangat terkejut mendengar suara Angel, dia tidak menyadari Soeun yang berada sangat dengannya

“Sayang… ada apa dengan mu?” tanya Soeun mengerutkan dahinya melihat ekspresi Kyuhyun.

“Angel kembali” bisiknya, “dan dia ingin bertemu dengan anaknya”

“Tidak!!!” Soeun memekik tertahan sambil memeluk anaknya ada dalam dekapannya, wajahnya memucat

TBC

Cool Whisper part 9

Cool Whisper by Angelizmae

Translated by Dhyanqueena

FF ini bukan karya author Dhyanqueena Cuma translate aja, karena ceritanya bagus n karakternya di ubah jadi Kyusso, juga ada beberapa setting yang di cut karena terlalu hot, kl lewat PG 17 maka akan di kasih PW.. seperti biasa PW di inbox di FB ya.

*************

Part 9

Eunhyuk bangun dengan pandangan kabur, dia merasakan sakit di sekujur tubuhnya, “Sial.. dimana aku” ucapnya, yang dia ingat dia sedang menuju ke mobilnya setelah bertemu dengan Soeun. Tangannya diikat di belakang kursi, dia melihat lantai yang kotor dia sendirian disana, dia tidak melihat seorang pun.

*************

Didalam mobil Soeun memutuskan untuk bertemu dengan kembarannya, dia mengirim pesan dan memintanya bertemu di apartemen mereka dulu.

Soeun sampai duluan, dia menunggu Angel disana

“Angel-ah…” Soeun berdiri melihat Angel sudah datang.

Ada tatapan sadis dari Angel untuknya, “Jadi kau hidup bahagia dengannya?” dia melangkah mendekati jendela apartemen itu.

Soeun agak menundukkan kepalanya, “Dia tau siapa aku sebelum upacara pernikahan itu”

“Dan?”

“Yah! Jangan menyalahkan ku ketika semuanya tidak berjalan sesuai dengan rencana mu” ucap Soeun kesal melihat tingkah Angel.

“Bagaimana iika aku meminta mu meninggalkannya, apa yang akan kau lakukan?”

Mata Soeun membesar.. “Ah…” dia terkejut

“apakah dia segitu hebatnya bercinta sehingga kau tidak mau bertukar tempat dengan ku?” ucapnya kasar

Seperti yang Angel perdiksi, saudarinya yang kaku itu tersipu

“Kau tidak perlu menjawab, karena ekspresi mu sudah mengatakan semuanya” Angel mengambil sebatang rokok dan menyalakannya, “Apakah kau berkeinginan meninggalkannya untuk ku Eunie?” Angel duduk lalu menyilangkan kakunya, “Jika aku memintanya pada mu” tanya Angel sambil menatap Soeun yang wajahnya tidak menentu

“Bagaimana jika aku bilang aku tidak bisa?…aku tidak mau?”

“Kau yakin kau tidak mau melepasnya?”

“Ya” jawab Soeun tegas

“baiklah, kita lihat saja, jika kau masih bisa bertahan dengan keputusan mu” Angel berdiri dan meninggalkan Soeun yang bertanya-tanya

Soeun mulai kuatir Angel tidak pernah mudah menyerah, “aneh sekali”

*****************

Dalam restoran tempat Kyuhyun dan Donghae bicara, keduanya menahan amarah

“Yah, aku tidak bermaksud menyakiti Jiwon”

“tapi karena kau dia menjadi depresi dan terlibat perang antar gang!”

“Perang gang?” tanya Donghae heran

“Ya… dia terlibat kedalam perang antar gang”

“kesalahan ku hanya satu, yaitu aku tidak memberinya kesempatan, aku memutuskan sendiri dan tidak mendengarkan penjelasannya saat aku mendengar rumor perselingkuhannya dengan Choi Siwon”

“Choi Siwon?” Kali ini Kyuhyun yang mengerutkan dahinya, tiba-tiba saja flashback saat dia bicara dengan Eunhyuk.

Donghae menatapnya, Kau bisa menelponnya, sejauh yang ku tau dia saudara tiri istri mu”

Kyuhyun tidak bergerak, hanya mengetuk-ngetuk jarinya diatas meja

“Aku bilang kau bisa mengundangnya kesini… jadi kita bisa menjernihkan semua masalah yang terjadi di masa lalu. Dan aku mendapatkan kesempatan untuk bersama dengan putra ku”

Kyuhyun menarik nafas panjang, lalu dia menelpon Siwon.

“Ini Cho Kyuhyun…”

“bisakah kita bertemu?”

“ya… sekarang”

“direstoran”

Kyuhyun memberikan alamat restoran itu.

“dia akan datang” ucapnya pada Donghae

“Bagus, paling tidak dia cukup berani untuk menghadapi mu”

********

Eunhyuk sudah sadar sepenuhnya. Sebagai ketua gangster dia berhasil melepaskan ikatan di tangan dan kakinya, dengan cepat dia berdiri dan melihat sekeliling, dia hendak melarikan diri, seseorang berteriak, lalu banyak orang masuk kedalam untuk mengepungnya. Eunhyuk berusaha sekuat tenaga untuk melawan mereka semua dengan sisa kekuatan yang dia miliki, dengan susah payah dia melawan dan akhirnya dia menang, dia mengenali seseorang yang sedang berdiri di belakang tiang memperhatikan pertarungan itu, saat dia sadar ternyata Eunhyuk mengenalinya dia dengan cepat melarikan diri,

“JUNG!!!” teriak Eunhyuk

“bagaimana mungkin orang kepecayaan Kyuhyun ada disini?”

Eunhyuk keluar dari gudang itu dengan penuh luka

*************

Sementara pengeroyokan Eunhyuk masih berlangsung, diwaktu yang sama. Kyuhyun dan Donghae bertemu dan bicara serius, Siwon tiba disana, dia terkejut melihat Donghae dihadapan Kyuhyun.

“Silahkan duduk Tuan Choi” sapa Kyuhyun formal, dia mencoba menahan amarahnya

“aku rasa kau sudah tau apa yang hendak aku katakan” ucap Kyuhyun saat Siwon sudah duduk

“Ya”

Tidak ada yang berani membentak satu sama lain, mereka hanya memasang tampang dingin dan tegang

Siwon mulai ceritanya, “enam tahun lalu, aku sedang ada meeting penting, aku sadar akan gangster yang sedang mengincar ku. aku menggunakan mantan pacar saudari ku yang bernama Lee Eunhyuk” Siwon melirik Kyuhyun, “untuk mengatasi itu semua, agar ku tau aku sedang berurusan dengan siapa. Lalu aku bertemu dengan seseorang yang bernama Chu Gaeul”

Mencengar nama istrinya disebut Donghae langsung terkejut

“Biarkan aku menyelesaikannya Tuan Lee Donghae, ini adalah cerita versi ku”

Donghae kembali menyandarkan punggungnya pada kursinya.

“seperti yang aku katakan, aku bertemu dengan Chu Gaeul, sekarang adalah istri dari Lee DOnghae, Gaeul pada waktu itu berhubungan dengan seorang yang sangat licik namanya, Kang Haneul, aku hendak menemui pria itu saat aku bertabrakan dengan Gaeul yang sedang mabuk, dia tidak sadarkan diri, karena tidak ada yang bersamanya, jadi aku membawanya kehotel terdekat, aku membawanya masuk, data itu aku mendengar dia mengigau, bahwa dia meminta pada Haneul untuk memberi hukuman pada seorang gadis yang dikenal dengan naman JW, karena JW sudah mengambil sesuatu darinya, lalu dia tidak sadarkan diri, aku meninggalkannya disana, aku terkejut mendengar itu, aku bahkan berharap yang dia maksud adalah JW yang lain”

“Jadi kau terobsesi dengan saudara ku?” tanya Kyuhyun

“Aku mengakui, aku menyukai saudari mu, namun dia berterus terang jika dia menyukai Lee Donghae, aku sangat terluka, namun aku menghormati keputusannya, aku mengatakan padanya bahwa aku akan selalu berada disisinya jika dia membutuhkan ku, JW menjadi teman baikku, aku mengikutinya bukan Karena aku terobsesi padanya… tapi aku ingin agar dia aman. Dia punya sifat yang sama dengan saudari ku, Angel. Mereka berdua sama ingin menjelajah semua yang ingin mereka lihat. Jadi saat aku mendengar bahwa Gaeul sedang mengincarnya, aku mengetatkan penjagaan terhadap JW. Ini membuatnya marah pada ku, aku tidak bisa memberitaunya jika seseorang sedang mengincarnya karena aku mendengar itu dari orang mabuk. Karena itu tersebar kabar bahwa kami berselingkuh. Ini membuatnya jauh dari Donghae, dia menjadi depresi.”

Siwon melihat wajah Donghae pucat

“Lalu suatu malam aku mencoba menyelamatkannya dari Haneul, dia mendorong JW masuk kedalam mobil van, lalu mereka melaju dengan cepat. Aku mengikuti mereka, aku menelpn bawahan ku untuk meminta bantuan agar JW bisa selamat, namun saat aku tersadar aku sudah di rumah sakit, aku tidak bertemu dengannya lagi”

“dia tidak mengatakan apapun” ucap Kyuhyun

“Saudari mu sangat menyayangi mu, dia tidak ingin kau tau apa yang dia lakukan, dia tau kau akan menggali informasi tentang kecelakaan itu maka kau akan terlibat dengan gangster. Jadi dia tetap diam. Setelah aku sembuh aku mencoba mencari Gaeul, dan akhirnya aku tau jika Haneul dibalik ini semua, aku membuat kesepakatan dengan Gaeul, pada awalnya dia menghindar namun akhirnya dia mengakui mengapa dia melakukan itu ternyata itu hanyalah kecemburuannya, namun Haneul di luar kendali Gaeul, makanya dia menyakiti JW seperti itu”

“aku mencoba menghubungi JW, namun dia seperti di telan bumi, lalu terakhir yang aku dengar dia sudah meninggal karena depresi, aku sangat merasa bersalah, jika saja aku memberitaukan kau, atau Donghae tentang rumor itu, juga tentang ancaman Haneul maka dia akan bisa di selamatkan, lalu aku dengar, Donghae dan Gaeul menikah, jadi aku menjaga jarak dengan Gaeul, aku tidak mau terjadi salah paham lagi”

“Aku kira kau mencintainya, karena dia selalu bersama mu” ucap Donghae

“Maafkan aku atas semua masalah yang aku sebabkan”

Kyuhyun terdiam, namun ponselnya bergetar dia mengangkat ponsel itu

“Yobeseyo”

“Apa? Sial! Apa yang terjadi?”

“ARGH.. kalian semua bodoh”

************

Soeun memutuskan mengunjungi oppanya sebelum dia pulang, saat hendak masuk kerumah Siwon, dia mendengar seseorang merintih kesakitan di semak-semak samping rumah Siwon, Soeun melihat kearah sana dan berjalan pelan. Matanya membesar saat tau ada seseorang yang terluka parah dibalik semak-semak itu

Dengan cepat dia menolongnya

“Ahjussi…” panggilnya, sambil mengguncang tubuh orang itu

“Ahjussi, oh tuhan apa yang harus aku lakukan..ahju… EUNHYUK!!!”

Hampir saja dia pingsan melihat siapa yang sedang terluka parah itu, dengan cepat dia minta pertolongan pada supirnya yang berada tidak jauh dari tempat itu.

“Ahjussi, cepat tolong aku”

Sopir itu mendekat dan menolong Soeun dan Eunhyuk

“Tuan muda Lee?”

“Ayo kita bawa ke rumah sakit”

Didalam perjalanan, “Hyuk-ah, apa yang kau lakukan hingga jadi begini…”

Eunhyuk setengah sadat tidak dapat bicara apapun, dia hanya diam, Soeun sesekali mengelap luka-lukanya

“Ahjussi, cepat sedikit…”

Dia memandang wajah Eunhyuk yang berantakan dan penuh luka

“Hyuk-ah… bertahanlah”

Tidak lama kemudian mereka tiba di rumah sakit dan segera ke bagian gawat darurat

********

Setelah menerima panggilan di ponselnya, Kyuhyun kembali ke meja mereka,

“Maaf aku harus porgi, hmn… Donghae, aku akan mengizinkan kau bersama dengan Wonhong, tapi sebelum nya kau harus tau tentang kondisi kesehatannya.” Ucap Kyuhyun

“Kondisi kesehatannya?”

“Aku akan menjelaskannya jika kau mau datang ke kantor ku lain kali, laporan kesehatannya ada disana, maaf tapi aku harus pergi”

Siwon mengangguk, Donghae hendak berdiri saat Siwon memanggilnya

“Donghae… kita masih punya sesuatu untuk dibicarakan”

“Apa?”

“ini tentang istri mu”

Donghae terkejut, “Katakan..”

“dia mengunjungi ku”

“Apa? Kapan?”

“kemarin”

“Mengapa?”

“Aku tidak tau, tapi dia seakan mengingatkan ku bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi”

Donghae mengerutkan dahi

“Karena ada sesuatu yang mengganggunya… persis sama seperti yang terjadi pada JW”

**********

Pak Jung yang merupakan orang kepercayaan Kyuhyun tiba di rumah sakit, karena bawahan Kyuhyun ada yang mengikuti Soeun menginformasikan bahwa Soeun membawa Eunhyuk kerumah sakit.

Dia menelpon Kyuhyun dan mengatakan kondisi Eunhyuk, dia tidak tau bahwa Soeun tau kehadiran pak Jung, dia hendak mendekati dan menyapanya, saat dia mendengar pembiaraan mereka di ponsel.

“Pak Jung?”

Pak Jung kaget bukan main kaget melihat Soeun dihadapannya

“Ny..nyonya”

“Apa yang sedang terjadi ini, Pak Jung?” tanya Soeun menahan amarahnya, “Apakah Kyuhyun tau apa yang terjadi pada Eunhyuk? Apakah dia lah alasan mengapa Eunhyuk sampai terluka parah begini?”

Pak Jung ingin menyembunyikan ini semua dari Soeun, “Tidak… Nyonya. Aku hanya memberitaukannya apa yang terjadi pada tuan Eunhyuk”

“lalu bagaimana kau bisa berada disini?”

Pak Jung tidak menjawab, dia hanya diam

Soeun membalikkan tubuhnya, menjauh dari Pak Jung, “percuma bicara dengannya”

Soeun memutuskan menunggu Kyuhyun di lobi Rumah Sakit. Dalam hatinya dia berharap semoga Kyuhyun tidak ada hubungannya dengan luka yang diderita Eunhyuk

“kyuhyun-ah” panggil Soeun melihat Kyuhyun masuk dengan terburu-buru

“Chagiya…”

“Bisakah aku bicara dengan mu dulu?” Soeun membalikkan tubuhnya lalu menuju ke taman disamping lobi rumah sakit itu, Kyuhyun mengikutinya

“Ada apa ini Chagiya?” tanya Kyuhyun

“Apakah kau yang memerintahkan orang untuk menghajar saudara mu?” tanya Soeun terus terang

“maaf? Maksud mu?”

“jangan mencoba untuk menghindar, kau tau maksud ku”

“Apakah kau menuduh ku melawan saudara ku sendiri?”

“Tidak, aku bertanya, apakah kau yang membuatnya terluka”

“Apakah kita akan bertengkar karena dia?”

“jika kau berbohong pada ku Kyuhyun-ah… lebih baik kita berpisah, aku tidak suka tinggal dengan orang yang berani melukai teman ku” ucap Soeun kesal, “Apa yang sudah dia lakukan pada ku? kau lah yang sudah mengambil sesuatu darinya, dan kau beran melukainya seperti ini… Kyuhyun-ah… aku tidak bisa menerima tindakan ini”

Soeun meninggalkannya, kyuhyun terdiam dan terjatuh lemas mendengar perkataan Soeun.

***************

Ketika Eunhyuk dalam masa penyembuhan, Soeun selalu berada disisinya, dia meninggalkan Kediaman Cho dihari dia mengetahui bahwa Kyuhyunlah yang sudah membuat Eunhyuk terluka parah.

Tiga hari setelah kecelakaan itu, dibawah hujan deras, Kyuhyun menunggu Soeun di luar apartemennya

“Soeun! Maaf”

Soeun di dalam rumahnya, dia duduk di pojok rumahnya, dia menangis sambil menutup telinganya dari pangilan Kyuhyun

“Soeun!!!” teriaknya

Pada saat yang sama, Angel berada diluar rumah melihat Kyuhyun yang memohon maaf pada Soeun.

Dia masuk ke apartemen mereka yang terletak di lantai dua dan langsung menuju ke kamar Soeun.

Kyuhyun berlutut disana, dia mendengar langkah kaki kecil menuju kearahnya, dia berdiri dan mendekat lalu memeluk seseorang yang berada dibawah payung itu.

“Maaf Chagiya…”

Mendengar kata-kata itu, Angel tersenyum licik, dia menggunakan pakaian Soeun dan menyemprotkan parfum Soeun juga bertingkah seperti Soeun, dia menggunakan pintu lain agar Soeun tidak melihatnya yang sudah berganti pakaian karena Soeun menekuk lututnya di sudut ruangan itu.

“nah… sekarang semuanya sesuai dengan rencana ku”

Angel membimbing Kyuhyun ke mobilnya, karena pengaruh alcohol dia tidak betanya apa yang akan Angel lakukan, dia juga tidak menyadari saat Angel menyetir mobilnya dengan kencang, dia tidak sadar Soeun yang sebenarnya tidak bisa menyetir.

Angel membawa Kyuhyun ke salah satu penthouse milik Kyuhyun, dia membimbingnya kedalam, sesampai dikamar, Kyuhyun mulai mencium Angel, dia membuka pakaiannya yang basah, lalu mencium Angel lagi, dan tentu saja Angel juga bereaksi membalas semua itu

“Saranghae… Soeun-ah” bisiknya sambil menyatukan mereka berdua

**********

Pada pagi harinya, Soeun bangun dengan mata bengkak setelah semalaman menangis, dia memutuskan untuk mengecek keberadaan Kyuhyun lewat ponselnya, mereka pernah memutuskan untuk saling mengecek keberadaan lewat ponsel, jadi mereka bisa melacak keberadaan masing-masing. Ketika dia sudah tau lokasi Kyuhyun, dia menelpon supir keluarga Cho untuk mengantarnya kesana

“ke Penthouse” ucap Soeun saat masuk ke dalam mobil itu.

Sementara di dalam kamar, Angel sudah bangun sementara Kyuhyun masih terlelap.

“Kyuhyun-ah” panggil Soeun saat dia masuk ke rumah itu, dia masuk ke salah satu kamar yang sedikit terbuka, dia sangat terkejut melihat pakaian yang berserakan di lantai dan juga diatas tempat tidur itu saudarinya bersama dengan Kyuhyun, hanya selimut yang menutupi tubuh polos mereka,

Soeun terdiam mematung. Kyuhyun mulai bergerak, lalu perlahan membuka matanya, dia melihat Soeun yang menatung di depannya, lalu dia langsung menoleh kesebelahnya dia melihat kembaran Soeun yang tersenyum licik.

“Kyuhyun-ah… Angel…” suaranya tertahan, dia kemudian langsung berlari keluar ruangan itu dan segera menuju ke mobil. Dia tidak mau mereka berdua melihat air mata Soeun.

Kyuhyun masih mencerna apa yang terjadi saat dia sepenuhnya sadar, “Soeun!!!”

TBC

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Cool Whisper part 7

Cool Whisper by Angelizmae

Translated by Dhyanqueena

FF ini bukan karya author Dhyanqueena Cuma translate aja, karena ceritanya bagus n karakternya di ubah jadi Kyusso, juga ada beberapa setting yang di cut karena terlalu hot, kl lewat PG 17 maka akan di kasih PW.. seperti biasa PW di inbox di FB ya..

************

Soeun tiba di rumah Oppanya, Siwon sudah menunggunya di dalam rumah. Soeun masuk kedalam san langsung berhadapan dengan Siwon, dia menundukkan kepala melihat tatapan Siwon.

Bagaimana dia melewati hari ini, semua yang dia sayangi melihatnya dengan tatapan seakan-akan dia telah melakukan hal yang tidak bisa dimaafkan. Dimulai dari Kyuhyun yang bersikap dingin padanya lalu sekarang Siwon yang seakan hendak marah besar padanya.

“Oppa…” Panggil Soeun pelan

“Kau harus meninggalkan Negara ini Soeun-ah”

“huh?” Soeun tidak mengerti.

“kau harusnya meninggalkannya” itu bukan sebuah permintaan tapi itu perintah dari Siwon

“Tapi oppa, biarkan aku mengatasi masalah ini”

“Bagaimana caranya Soeun? Mengapa kau menerima tawaran Angel yang tidak masuk akal ini” ucap Siwon melemah, dia mencoba menyembunyikan rasa bersalahnya, ‘maaf Soeunah, tapi aku harus menggunakan ini untuk memisahkan kaud ari Kyuhyun, sebelum dia menyakiti mu’ ucap Siwon dalam hati

“Maaf oppa, kau terlalu sibuk mengurusi bisnis mu sendiri, lagi pula Angel hanya meminta ku menggantikan dirinya saat dihari pernikahan” soeun menelan ludah, “setelah itu kami akan bertukar tempat, dan semuanya akan kembali normal.

“Apakah dia melakukan sesuatu pada mu Soeun-ah?” tanya Siwon terus terang

Mendengar pertanyaan ini, tubuh Soeun langsung kaku

Diamnya Soeun membuat Siwon meyakini apa yang di ragukannya,”Sepertinya penikahan yang sempurna, ya khan?”

Air mata Soeun menetes di pipinya, “Oppa, biarkan aku mengatasi masalah ini”

“bagaimana mungkin aku membiarkan mu dengannya, kau terlihat sangat terikat padanya!” Siwon mengatakan hal itu untuk menyembunyikan kenyataan bahwa dialah yang terikat dengan Kyuhyun.

Soeun terisak karena Siwon terus memintanya meninggalkan Kyuhyun, kenyataannya Soeun lebih memilih mati dari pada meninggalkan Kyuhyun, namun dia tidak tau sampai kapan dia bisa mengatasi ini mengingat sikap dingin Kyuhyun tadi pagi.

**********

Kembali ketempat Eunhyuk, dia baru saja menerima salinan copi dari kontrak pernikahan Kyuhyun, dia hanya ingin meyakinkan bahwa Kyuhyun menikah dengan orang yang tepat. Bawahannya menginformasikan, jet pribadi Kyuhyun baru saja mendarat. Eunhyuk membuka amplop coklat ditangannya, dia langsung terkejut melihat nama yang tertera disana, mempelai wanita di kertas tersebut adalah Soeun bukan Angel, dia merasakan dadanya sakit melihat ini

“Kyuhyun… kau tau itu bukan Angel yang melangkah di pelaminan, bagaimana mungkin kau melakukan ini?!”

Dia langsung keluar rumah sambil berlari menu ke mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kencang menuju ke kediaman Cho .

*************

Kyuhyun duduk di bar, dia minum brandy sambil menunggu Soeun kembali, dia mengizinkan Soeun untuk menemui Oppanya, dan itu membuatnya tidak tenang, dia mengira jika dia minum akan membuatnya sedikit lebih sabar ternyata itu tidak mengurangi apapun.

Mobil Eunhyuk masuk kepekarangan keluarga Cho, dia langsung masuk kedalam rumah besar itu tanpa senyum

“Dimana Kyuhyun?” tanyanya dengan nada menekan

“Di bar tuan” ucap pelayan yang berada di dekat pintu, Eunhyuk dikenal sebagai pria yang tenang, namun melihat dia sekarang sangat aneh bagi pelayan itu.

Eunhyuk melangkah ke bar dan melihat Kyuhyun sedang minum disana

“Kyuhyun!” panggilnya kasar. Kyuhyun terkejut langsung menoleh

“Hyuk-ah…” Kyuhyun berdiri, dia tidak siap akan serangan Eunhyuk padanya, dia merasakan ada darah yang mengalir dari sudut bibirnya akibat pukulan keras Eunhyuk.

“Ada apa ini?” tanya nya marah

“kau bertanya ada apa dengan ku sementara kau mengambil pacarku didepan mata ku?” ada rasa sakit di nada bicara Eunhyuk.

Kyuhyun kembali berdiri tegah dan dia lalu memukul Eunhyuk

“Dan kau tau jika dia bukan mempelai wanita di pernikahan itu, dia hanya pengganti”

Sekarang Eunhyuk yang terdiam, “Aku sadar jika dia akan menggantikan saudara kembarnya di hari pernikahan itu, tapi aku tidak menyangka jika mempelai pria Angel adalah kau! Dan maaf jika aku tidak memberitau mu tentang itu, tapi ini tidak menghilangkan fakta bahwa sebenarnya kau tau jika dia buka Angel, tapi Soeun kekasih ku…”

Perasaan bersalah menghampiri Kyuhyun

“Dan juga kau berani mendaftarkan nama Kim Soeun bukan Angel, kau memanipulasi! Jangan coba mengingkarinya, kau tau dia itu kekasih ku, bagaimana mungkin kau menghianati ku di depan ku sendiri, aku menghormati dan menyayangi mu, tapi apa yang kau lakukan, kau menjebaknya di pernikahan tanpa cinta ini”

“itu… bukan itu…” ucap Kyuhyun pelan, dia ingin menjelaskan, namun dia bingung

“Jangan kau coba mengingkari alasan mu, Soeun tidak ada hubungannya dengan omong kosong ini, yang harus kau salahkan adalah Angel, jangan Soeun ku”

Mendengar kalimat posesif Eunhyuk pada Soeun, Kyuhyun menjadi marah, “Dia bukan lagi Soeun mu… karena dia milik ku sekarang”

Sekarang giliran Eunhyuk yang kaget, “Jadi karena ini kau merampasnya dari ku?”

“Ya, pada awalnya aku tidak menginginkannya, namun kemudian aku sadar bahwa dia adalah Soeun yang melangkah di altar, aku tidak bisa menahan diri dan mengambil kesempatan itu untuk menjadikannya milikku… apakah itu yang mau kau dengar?”

Eunhyuk memukul wajah Kyuhyun lalu menendang saat dia sudah terjatuh, Kyuhyun membalasnya

“Lepaskan dia Kyuhyun, kau tidak pantas untuknya”

‘apakah benar dia tidak pantas bagi Soeun’ itu yang ada di dalam pikiran Kyuhyun sekarang, “Maaf Hyuk-ah… tapi aku tidak bisa” ucapnya lemah

“baiklah, jika kau tidak mau menceraikannya, paling tidak kau tau sesuatu bahwa aku yakin akan membuat mu mengubah pendirian mu”

Kyuhyun mengerutkan dahinya

“ingat pria yang memnyebabkan noona mu depresi? Yang sangat terobsesi pada noona mu dan membuatnya menderita dan akhirnya meninggal?”

Mata kyuhyun membesar

“pria yang menyebabkan penderitaan pada noona mu tidak lain adalah Choi Siwon, oppa tiri Kim Soeun”

Kyuhyun shock mendengar itu.

“kau hanya membual khan?” ucapnya pelan

“Tidak aku tidak sedang membual, kau boleh mengeceknya pada Lee Donghae, dia sekarang ada di Seoul”

Mendengar nama Donghae, rahang Kyuhyun mengeras

“Bagaimana mungkin kau melakukan kecurangan ini terhadap ku Kyuhyun-ah, kau saudara ku, kita sahabat, kau seharusnya sudah membuangnya di hari pernikahan itu, aku bisa memaafkan mu jika kau mempermalukannya di hari itu… tapi kau… kau menjebak dan merampasnya pada pernikahan pura-pura ini, melihat mu menderita akan berita ini membuat hati ku sedikit terhibur..jangan coba-coba menyentuh Soeun, dia tidak ada hubungannya dengan kekacauan ini”

Kyuhyun tersentak

“Lepaskan dia Kyuhyun-ah”

“Aku tidak bisa” ucapnya pelan melemah

Mata Eunhyuk membesar, “Jika kau tidak bisa… aku akan meyakinkannya untuk meninggalkan mu” dia menantang mata Kyuhyun yang melotot padanya, “Ingat aku masih ada dihatinya, aku masih memiliki cintanya dari pada kau hanya memiliki kertas menyedihkan itu, dan juga hanya dengan selembar kertas itu tidak akan bisa menebaknya ke dalam pernikahan tanpa cinta selamanya” ucap Eunhyuk lalu dia pergi dari sana meninggalkan Kyuhyun terduduk, diam dengan wajahnya yang menyedihkan.

“bagaimana ini terjadi, wanita yang aku cintai sebenarnya adalah saudara dari pria yang sangat aku benci, pria yang menyebabkan noona ku meninggal… dan kini aku dipaksakan berhadapan dengan kenyataan bahwa dia bukan milikku…” ucapnya pelan.

Dia melihat jam ditangannya, sudah 45 menit Soeun meninggalkan rumah, dengan kemampuan Eunhyuk dan juga pengaruhnya, sangat mudah baginya untuk menyembunyikan Soeun dari kehidupa Kyuhyun, dengan cepat dia bangun dan meraih kunci mobil dan menuju kediaman Choi, dia menelpon supirnya dengan supirnya.

“Ya Tuan, Nyonya masih di dalam rumah” ucap Supirnya, “Tidak tuan, Tuan Eunhyuk tidak terlihat disini”

***********

Siwon membujuk Soeun tapi dia tetap ingin mengakhiri kekacauan ini dengan caranya sendiri, dia mengucapkan selamat tinggal pada Siwon yang masih terkejut, dia tidak pernah melihat Soeun amat bertekad seperti ini mencoba menghadapi konsekuensi atas tindakannya.

“Oppa, kau lupa apa yang kau katakan pada ku ketika kau mengajari ku bagaimana cara memegang pistol? Jika aku menembakkan peluru, arahnya bisa kemana saja, dan semua konsekuensi atas aku menarik pelatuk itu adalah tanggung jawab ku.”

Pikiran Siwon kembali ke masa lalu saat dia mengajarkan Soeun bagaimana cara menggunakan pistol, dia menatap Soeun dengan tatapan kosong, seakan perkataan itu untuk dirinya sendiri

“ketika aku menerima untuk menjadi pajangan di scenario yang dibuat Angel, itu seperti aku menembakkan peluru ke seseorang, dan sekarang aku lupa akan tujuan ku mengikuti permainan ini, aku punya keharusan untuk menghadapi semua konsekuensi yang sudah aku lakukan.”

“Soeun…”

“AKu jatuh cinta pada suami saudara ku sendiri, dan aku sudah tidur dengannya” Soeun mengigit bibir bawahnya, “demi kebaikan ku…” Soeun mengendalikan dirinya agar tidak menangis, “apapun kelalaian ku, ketika aku bicara dan berganti tempat dengan Angel, aku tidak akan menunjukkan wajah ku dihadapan Kyuhyun lagi, dan untuk Eunhyuk…” tiba-tiba dia merasa gugup mengingat kebaikan Eunhyuk padanya, dia tidak pantas dikhianati seperti ini, “Aku ingin meluruskan segalanya” Soeun membungkuk hormat dan berjalan keluar rumah Siwon.

Pada saat yang sama Soeun membuka pintu rumah Siwon untuk keluar, Eunhyuk sudah tiba di rumah Siwon.

“Soeun” panggilnya, dia terkejut melihat mata Soeun yang merah

“Hyuk-ah…” Soeun melihat wajah Eunhyuk lebam, “Ada apa?’” dia melangkah mendekati Eunhyuk

Pada saat yang sama Kyuhyun tiba dan melihat interaksi antara Soeun dan Eunhyuk, dia memegang setirnya dengan erat.

Siwon menyusuk di belakang Soeun dan melihat ada Eunhyuk, kemudian matanya menangkap sebuah mobil yang dia kenal terparkir di depan gerbang rumahnya.

“Eunhyuk-ah” sapa Soeun

“Yah… apakah kau habis menangis?” tanya Eunhyuk

Soeun melangkah mundur saat Eunhyuk mencoba mendekatinya, “Maaf Hyuk-ah”

Eunhyuk mengerutkan dahinya, “Mengapa?” dia penasaran apa yang akan di katakan Soeun selanjutnya

Kemudian ponselnya berbunyi, dia tau siapa yang menelponnya, “permisi, Eunhyuk-ah tapi aku harus pergi” Soeun langsung berlari saat Eunhyuk berusaha mendekatinya. Kyuhyun menjauh dari mobil Mercedes yang menunggu.

Kyuhyun sebelumnya sudah menelpon supir Soeun untuk membawa istrinya kesuatu temoat yang dia sebutkan.

Soeun dengan cepat masuk kedalam mobil dan menyuruh supirnya langsung alan, karena dia kuatir Eunhyuk akan mengejarnya, dia langsung mengunci pintu, benar saja Eunhyuk berusaha untuk membuka pintu mobil Soeun, ekspresi waah Eunhyuk sangat terluka melihat sikap Soeun, sebaliknya Soeun tidak berani memandang Eunhyuk, jadi dia mengirimkan pesan pada Siwon untuk menjaga Eunhyuk .

Siwon menerima pesan tersebut dan langsung menghampiri Eunhyuk yang terlihat mengejar Soeun, setelah sampai dekat dengan Eunhyuk dia menepuk bahunya pelan.

“ayo kita masuk,” ajak Siwon

“tapi Soeun…”

“Kau tidak bisa menunggu disini, itu tidak memecahkan masalah apapun”

Perlahan Eunhyuk mulai melangkahkan kakinya mengikuti Siwon masuk kedalam.

************

Kyuhyun memarkirkan kendaraan nya di perempatan jalan menunggu mobil yang membawa Soeun sampai. Ketika dia melihat mobil itu mendekat, dia keluar dari mobilnya dan menunggu mobil itu berhenti di depannya, dia membuka pintu penumpang dan meraih pergelangan tangan Soeun yang tercengang melihatnya.

“Kyuhyun-ah…” Soeun merasa tegang menatap wajah datar Kyuhyun.

“ikut dengan ku”

Soeun merasa amat lelah, dia belum istirahat, dengan beban pikiran yang berat dan semua orang yang bersikap dingin padanya dia serasa tidak punya tenaga, ‘apakah ini hukuman untuknya karena sudah mencoba meraih apa yang buka miliknya’ pikirnya dalam hati.

Setelah masuk kedalam, dia bertanya pada Kyuhyun,

“kemana kita akan pergi?”

“diam saja, aku tidak mau ada percakapan saat aku mengemudi”

Soeun menutup matanya, dia kembali mengingat percintaan mereka di pulau, dengan mata Kyuhyun yang penuh cinta, kenyataan yang dia hadapi sekarang membuat hatinya sakit, melihat sikap Kyuhyun padanya, mungkin dia tidak bisa memuaskan Kyuhyun.

**************

Donghae berziarah ke makam Jiwon.

“Maaf, jika aku tidak mampu melindungi mu ketika kau minta perlindungan pada ku” uap Donghae berusaha menahan emosi sedihnya.

Dia diberitau jika Jiwon ada hubungan dengan seorang pria yang bernama Choi Siwon, karena terlalu sibuk dengan urusan perusahaannya, membuatnya lupa untuk membagi waktu bersama dengan JW, ketika dia mendengar tentang perselingkuhan itu, dia tidak mau lagi mendengar penjelasan apapun dari JW, walaupun Jiwon sudah menangis meminta maaf padanya namun dia tidak menggubris karena amarah didadanya. Terakhir kali dia melihat gadis itu saat dia melihat Jiwon kehujanan di luar hotel miliknya, menunggu kedatangan Donghae di derasnya hujan. Dia malah mengusirnya dengan kasar. Setelah beberapa lama dia hanya mendengar kenyataan bahwa Jiwon sudah meninggal, dan dia tidak diperbolehkan melihat anaknya.

**************

Kyuhyun memarkir mobilnya saat mereka sampai di tujuan, dia mematikan mesin mobilnya dan melihat Soeun yang tertidur, dia melihat pipinya basah karena menangis, Kyuhyun sangat terpukul melihat Soeun menangis sampai tertidur, namun dia membenci tangisan itu karena dia pernah berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak terjebak pada tipuan airmata wanita.

“tapi dia tidak menampakkan bahwa dia menangis, bahkan aku tidak mendengar apapun dalam perjalanan.” Ucapnya pelan, tidak seperti ommanya ketika menangis, seluruh rumah akan mendengarnya.

Dia mengelus pipi Soeun, namun dia tarik kembali, ‘apakah sikap dinginnya membuat Soeun menangis’ dia bertanya-tanya, dia menatap Soeun lagi, “apakah kau begitu mencintai Eunhyuk? Apakah ini menyakitkan mu berpisah darinya… maaf tapi aku tidak bisa melepas mu” bisiknya pelan

Kyuhyun memutuskan untuk duduk kembali ke kursi kemudi setelah tadi dia mendekati Soeun, dia menunggu sampai Soeun bangun.

Satu jam kemudian Soeun bangun, “Kyuhyun-ah…” panggilnya pelan, “dimana kita, ini sudah hampir gelap”

“aku ingin memperkenalkan mu kepada noona ku”

Soeun menatap Kyuhyun heran, “tapi aku tidak melihat ada rumah disini?”

“Ini perkuburan, dimana dia dimakamkan” ucapnya dingin

“maaf”

“dia meninggal saat dia melahirkan Wonhong”

“oh”

“aku dan noona tidak terlalu dekat, dia suka berpergian, tipe gadis yang suka bersenang-senang, penuh semangat” Kyuhyun berhenti sebentar, “aku tidak pernah melihatnya menangis bahkan saat dia terluka, bahkan ketika dia putus dengan Lee Donghae, dia selalu berusaha menyembunyikan rasa sakit dan sedihnya, aku kira dia baik-baik saja, dan luka kecil ini akan membaik, dia akan baik-baik saja, tapi aku tidak tau apapun ketika akhirnya penderitaan yang sebenarnya ternyata disebabkan oleh seorang pecundang yang egois” ada rasa marah diakhir kalimat Kyuhyun, sambil memandang Soeun

“dan apakah kau tau siapa orang yang sudah membuat noona ku menderita sampai patah semangat?”

Soeun menatap Kyuhyun bingung

“Oppa tiri mu, Choi Siwon”

Soeun sangat terkejut, “Oppa?!”

“Ya, oppa mu tersayang”

“Aku tidak percaya pada mu” ucap Soeun

“Aku tidak peduli kau percaya atau tidak, tapi kenyataannya, dialah yang menyebabkan noona ku menderita” Kyuhyun mengambill nafas dalam-dalam, “Aku tau bahwa kau bukan Angel, kau Kim Soeun, seorang guru TK tidak seperti pelacur murahan yang membuat jebakan drama demi mencari suami kaya.”

Tiba-tiba Soeun merasa takut, “Kau tau?” tanya nya pelan

“karena itu, aku akan menmbuat semuanya jelas diantara kita… aku tidak akan melepaskan mu”

Tiba-tiba Soeun merasa panas dingin, dia sangat takut akan sikap Kyuhyun yang sekarang, “Apa… apa yang kau katakan?” tanya Soeun seperti berbisik

“Kau mendengar ku, aku tidak akan melepas mu… dan jika kau mencoba untuk bertemu Lee Eunhyuk, aku akan melakukan apapun yang aku bisa dengan kekuasaan ku untuk membuatnya menderita” ancam Kyuhyun

“Jangan!” Soeun setengah berteriak

Reaksi Soeun ini membuat Kyuhyun menyipitkan matanya, “Jangan?” Kyuhyun memandangnya dingin, “Keselamatannya tergantung pada sikap mu… kau tidak diizinkan bertemu dengannya”

“Aku tidak bisa tinggal dengan mu” ucap Soeun pedih, “aku tidak bisa menjadi ….”

“Apa? lanjutkan”

Soeun menggigit bibir bawahnya, lalu menghela nafas pelan, “tolong, bisakah kita jangan bicara sekarang, kita berdua sama-sama lelah” ucap Soeun untuk mencairkan suasana tegang diantara mereka

“Ingat, aku menikah dengan mu bukan saudara mu itu”

Terkejut, itu reaksi Soeun, “Kau?!”

“Aku mendaftarkan nama mu bukan namanya di kontak pernikahan kita” ucap Kyuhyun, dia tidak bermaksud mengatakan inormasi ini dengan cara ini, namun apa yang bisa dia lakukan, Soeun bisa saja meninggalkannya

Soeun berusaha mengendalikan amarahnya, “Sekarang kita impas”

Mendengar itu malah Kyuhyun yang bingung, “Dan?”

Kyuhyun bertambah bingung melihat pergerakan Soeun selanjutnya, dia merebahkan kepalanya di bahu Kyuhyun,

“Bisakah kita melanjutkan percakapan ini besok… aku sangat lelah” ucapnya pelan, ini membuat Kyuhyun tidak melanjutkan pembicaraan mereka.

Dia memacu kendaraannya dengan cepat menuju kerumah nya dia merasakan bahunya terasa lebuh berat pertanda jika Soeun sudah tertidur, dia berjanji untuk meyakinkan bahwa Soeun akan membiasakan dirinya dan juga memiliki keleluasaan sebagai istri Cho Kyuhyun. Namun sejauh yang dia lihat kebersamaan mereka akan berjalan tanpa harmoni, dia akan menjaga jarak dengan istrinya mulai sekarang, karena semua itu mengingatkannya bahwa Soeun bukan miliknya dari awal…

TBC

 

%d blogger menyukai ini: